dedicated 4 "rangga Marwan"... Rest in Peace,,, 27 september 2005
oleh Ajeng Leodita Anggarani pada 09 Februari 2010 jam 16:52
oleh Ajeng Leodita Anggarani pada 09 Februari 2010 jam 16:52
di antara kebimbangan hati aq menulis,,,
sebuah kata yang tak pernah sempat aku sampaikan,,
kau terlalu indah utuk dilupakan,,
kau terlalu baik untuk dihilangkan,,,
nafasmu tak pernah berhenti menghiasi tiap jalanku,,
denyut nadimu tak henti menberikanku semangat...
dan sgala pesanmu tak pernah berhenti temani tidurku,,,
aku tau betapa rasa itu selalu mnyakitimu,,
rasa yang tak pernah terbalaskan olehqu,,
rasa yang sanya slalu aku remehkan,,
rasa yg dulu seakan hambar di hatiku,,,
namun,,, kusesali kini,,
saat nafasmu terhenti,,, matamu tlah tertutup rapat, bibirmu membeku,,
janji cintamu pun tak lagi terdengar,,,
berbaringlah sayang,,, bawa anganmu menempuh surganya,,
menempuh kebahagiaan yang dulu tak pernah kuberi,,
sejujurnya aq tak ingin kau tinggalkanku sprti ini,,,
tanpa kata perpisahan,,
tanpa senyum terakhir,,
tanpa hangatnya pelukan,,
namun aku tak kan selamanya mengutuk kesalahanku,, karena ku tahu kau benci itu,,
damailah di surganya,,sayang,,
karena disanalah tempatmu,,
dunia ini terlalu keras untukmu,,
terlalu kejam untuk sgala kelembutanmu,,
kan ku jaga semua kisah indah kita...
yang tak mungkin ada yang menggantikan,,
seiring perjalanan panjangmu ku nyanyikan doa,,,
agar kau slalu merasa dekat denganku...
sebuah kata yang tak pernah sempat aku sampaikan,,
kau terlalu indah utuk dilupakan,,
kau terlalu baik untuk dihilangkan,,,
nafasmu tak pernah berhenti menghiasi tiap jalanku,,
denyut nadimu tak henti menberikanku semangat...
dan sgala pesanmu tak pernah berhenti temani tidurku,,,
aku tau betapa rasa itu selalu mnyakitimu,,
rasa yang tak pernah terbalaskan olehqu,,
rasa yang sanya slalu aku remehkan,,
rasa yg dulu seakan hambar di hatiku,,,
namun,,, kusesali kini,,
saat nafasmu terhenti,,, matamu tlah tertutup rapat, bibirmu membeku,,
janji cintamu pun tak lagi terdengar,,,
berbaringlah sayang,,, bawa anganmu menempuh surganya,,
menempuh kebahagiaan yang dulu tak pernah kuberi,,
sejujurnya aq tak ingin kau tinggalkanku sprti ini,,,
tanpa kata perpisahan,,
tanpa senyum terakhir,,
tanpa hangatnya pelukan,,
namun aku tak kan selamanya mengutuk kesalahanku,, karena ku tahu kau benci itu,,
damailah di surganya,,sayang,,
karena disanalah tempatmu,,
dunia ini terlalu keras untukmu,,
terlalu kejam untuk sgala kelembutanmu,,
kan ku jaga semua kisah indah kita...
yang tak mungkin ada yang menggantikan,,
seiring perjalanan panjangmu ku nyanyikan doa,,,
agar kau slalu merasa dekat denganku...




Tidak ada komentar:
Posting Komentar